Arsip Tag: investasi gaharu

Investasi Perdagangan Gaharu

Bisnis Gaharu merupakan suatu usaha yang boleh dikatakan senantiasa “wangi” dari masa ke masa sepanjang sejarah kehidupan manusia. Bukan karena gaharu itu memang wangi, namun karena gaharu akan tetap dibutuhkan dan dipakai sepanjang masa. Setidaknya selama manusia menyukai wewangian.

Mengapa demikian? Karena selain gaharu merupakan produk konsumsi yang boleh dibilang seluruh negara Arab sebagai konsumen terbesar gaharu, negara-negara di Asia Timur, dan negara-negara di belahan bumi lainnya, gaharu dan minyak gaharu juga tetap dibutuhkan sebagai bahan yang sangat penting untuk berbagai macam produk wewangian atau parfum, obat dan pengobatan, sarana ibadah, dll, yang tidak dapat digantikan oleh bahan lainnya.

Sehingga walaupun katakanlah saat ini 2015-2016 pasar gaharu sedang menurun jika dibandingkan pada kondisi pasar 2013-2014, akan tetapi permintaan terhadap gaharu masih sangat stabil dan cenderung meningkat. Tentunya tidak untuk semua jenis dan kelas gaharu, melainkan pada jenis dan kelas tertentu.

Sebagai salah satu contoh, seorang pedagang gaharu Arab yang kami ketahui memiliki kebutuhan sekurang-kurangnya 50 kilogram per bulan untuk gaharu jenis dan kelas tertentu. Jika harga jual per kilogramnya katakanlah 25 juta rupiah, maka omsetnya dapat diketahui sebesar Rp. 1.250.000.000,- per bulan. Dan jika kita memiliki pelanggan 10 orang saja, maka omsetnya dapat mencapai Rp. 12.500.000.000,- dengan nilai keuntungan yang cukup lumayan.

Oleh karena itu tidak heran jika seorang pengusaha gaharu yang kami kenal mengalokasikan dana investasi di gaharu sebesar sekurang-kurangnya Rp. 10.000.000.000.

Sementara kebutuhan terhadap gaharu tentunya jauh lebih besar dari gambaran tadi, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan, kebutuhan terhadap gaharu jauh lebih besar lagi.

Anda memiliki asset atau dana tidak produktif, tidak bergerak (passive) dan berminat untuk berinvestasi di bisnis gaharu ini? Tidak ada salahnya untuk dicoba bukan?! Tentu tidak harus sebesar itu, sepuluh atau beberapa puluh persennya juga sudah lumayan. Semoga bermanfaat…

Investasi Pengolahan Gaharu

Bali Oud AgarwoodSetelah melakukan berbagai macam kajian dan penelitian maka diperoleh beberapa kesimpulan yang salah satunya adalah: “titik berat peluang bisnis gaharu adalah pada pengolahan dan pemasaran“. Masih minimnya pengolahan gaharu di dalam negeri menjadi peluang yang sangat prospektif untuk dijalankan.

Gaharu alam, pohon gaharu alam, dan pohon gaharu budidaya ketersediaannya masih sangat melimpah di negeri ini. Sehingga budidaya bukanlah suatu pilihan yang tepat untuk berinvestasi di gaharu, kecuali untuk tujuan jangka menengah bahkan jangka panjang. Terlebih paradigma budidaya Continue reading “Investasi Pengolahan Gaharu” »

Gaharu Pohon Termahal di Dunia

Bisnis GaharuGaharu adalah tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang sangat bekualitas tinggi, sehingga sangat baik apabila dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi dan penghasilan masyarakat Indonesia, hampir dari setiap bagian pohon gaharu ini dapat dimanfaatkan untuk bahan baku produk, sehingga hampir tidak ada bagian yang terbuang.

Kualitas terbaik Gubal/Damar Gaharu dapat terjual Rp. 10 juta hingga Rp. 40 juta per ons. Di China jenis kayu tersebut dapat terjual Rp. 400 juta per kg. Di Timur Tengah harganya mencapai Rp. 200 juta per kg. Saat ini China meminta kuota Gaharu dari Indonesia sebesarĀ 500 ton per tahun. Untuk itu pemerintah mentargetkan kuota ekspor Gaharu sebesar 1.000 ton per tahun.

Indonesia mulai mengekspor secara langsung kayu gaharu (sejenis damar) ke Tiongkok setelah sebelumnya melalui negara perantara seperti Taiwan, Singapura, dan Hong Kong. Di pasar internasional, permintaan gaharu mencapai 4.000 ton per tahun dan Tiongkok telah menjadi salah satu importir gaharu terbesar sebanyak 500 ton per tahun. Sebagian besar kayu gaharu Indonesia lainnya diekspor ke Saudi Arabia, Emirat Arab, Taiwan, Singapura, Hong Kong, AS, dan Uni Eropa karena kesulitan menembus langsung pasar Tiongkok.
Dalam lima tahun terakhir total ekspor kayu gaharu Indonesia mencapai 170-573 ton dan menghasilkan devisa sebesar USD 26 juta pada tahun 2006 dan meningkat menjadi USD 86 juta pada 2010. Kayu gaharu yang biasa diekspor berbentuk chips, blok, bubuk, dan minyak.