Antara Gaharu, Emas, dan Amber

Rare Amber for Fragrance and Medicine
Credit Photo Stephaniek Naturals

Ambar Oh Amber

Amber atau Ambar adalah resin pohon yang sudah menjadi fosil (bukan getah), telah dihargai untuk kandungan, warna, dan keindahanya alam sejak zaman kuno. Amber digunakan sebagai bahan dalam parfum, sebagai agen penyembuhan dalam obat rakyat, dan sebagai perhiasan.

Nama Lain dari Amber

Sejak zaman kuno, amber dikagumi sebagai pesona dan rahmat. Amber diberikan berbagai nama dimana seseorang menulisnya dalam puisi dan menyebutnya dengan kata-kata pujian. Kata-kata seperti “air mata dari matahari”, “jiwa harimau”, “madu yang keras”, “cahaya yang membatu”, “jendela ke masa lalu”, “emas Nordic” dan banyak lagi nama-nama lainnya. Menurut para ilmuwan amber adalah fosil resin pohon yang telah berumur jutaan bahkan ratusan juta tahun dalam pembentukannya.

Klasifikasi dan Penggunaan Amber

Seperti halnya gaharu dengan gradenya atau emas dengan caratnya, amber juga memiliki spesifikasi yang berimbas kepada nilai atau harganya. Secara garis besar terdapat 3 (tiga) kelas amber. Kelas 1, 2, dan 3. Kelas tersebut didasarkan kepada: Usia, Kandungan, dan Penggunaan. Amber Kelas 1memiliki usia ratusan juta tahunkaya kandungan mineral, dan sejak zaman baheula telah digunakan sebagai bahan penting dalam pembuatanwewangian (parfum) dan bahan penting dalam pengobatan serta menjadi souvenir dan perhiasan yang sangat berharga dan bernilai tinggi. Namun amber kelas 1 ini lebih cenderung digunakan sebagai bahan campuran parfum dan pengobatan dibandingkan dengan souvenir atau perhiasan karena sifatnya yang keras membatu namun sangat cepat meleleh, mencair, dan menghasilkan asap dan aroma amber ketika dibakar (Berdasarkan pantauan penulis yang terbatas harga amber kelas ini dapat mencapai harga ratusan juta hingga miliaran rupiah per kilogramnya). Berbeda denganAmber Kelas 2 dan Amber Kelas 3 yang kandungan mineralnya lebih sedikit, usianya bisa jadi dibawah ratusan tahun, dan fisiknya lebih keras sehingga lebih cenderung dimanfaatkan manusia sebagai perhiasan dan souvenir seperti batu cincin, kalung, tasbih, pajangan, hiasan, dan lain-lain. (Penulis menerawang harga perhiasan dan souvenir yang terbuat dari amber di ebay dapat mencapai hingga diatas 100 juta rupiah per item).

Mengapa Amber Sangat Berharga?

Alasan mengapa amber sangat berharga sebagai bahan parfum bukan hanya dapat membuat parfum menjadi lebih kuat wanginya, lebih tahan lama, dan menghasilkan aroma yang unik, tetapi amber adalah fiksasi terbaik di semua wewangian. Tidak hanya memperpanjang waktu daya tahan parfum sebaai bahan dasar yang tahan lama, tapi penambahan amber itu benar-benar membantu ‘memperbaiki’ bahan-bahan parfum lainnya sehingga dapat bertahan lebih lama di kulit.

Amber Tidak Wangi Seperti Resin Non Fosil

Banyak orang beranggapan bahwa amber berasal dari fosil resin pohon yang dikenal sebagai amber.  Fosil resin atau amber hampir tidak memiliki aroma sama sekali kecuali ketika dibakar, sehingga hanya sedikit digunakan dalam percobaan untuk membuat aroma dari bahan itu. Ada beberapa minyak yang terbuat dari amber distilasi destruktif, tetapi itu cenderung bau pembakaran dan sama sekali tidak seperti yang kita bayangkan (tidak wangi). Namun resin dari pohon normal yang belum memfosi memiliki aroma kayu yang manis dan indah yang kita sebut sebagai resin atau gubal. Akan tetapi amber menjadi bahan campuran yang sangat penting dalam parfum sebagai basenote, penyempurna, penguat, pemersatu bahan-bahan parfum lainnya. Sehingga satu tetes amber yang telah dijadikan minyak ketika dicampurkan kepada salah satu minyak wangi atau kombinasi parfum tertentu, maka akan menghasilkan aroma unik, aroma misterius, aroma baru, aroma lain daripada yang lainnya.

Lantas Apakah Kaitan Antara Gaharu, Emas, dan Amber?

Ya singkat ceritanya baik gaharu, emas, dan amber itu sama-sama bernilainya, sama-sama mahalnya, sama-sama diburunya. Terus bagaimana jika ada Amber Gaharu atau setidaknya Amber dari pohon yang adik kakak sama pohon gaharu? Terlebih usinya diatas Amber tertua saat ini yaitu 345 juta tahun. Wah… pastinya, sesuatu…

Dari Berbagai Sumber – By Gilang Gaharuda – www.bisnisgaharu.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *